Kayu Urip , Penyambong Tulang Patah

|
 

Kayu Urip, Penyambung Tulang Patah

Sabtu, 10 Juli

Penampilannya unik. Tidak tampak adanya daun seperti umumnya tanaman lain. Ia hanya tersusun dari batang-batang mirip tulang-belulang  berwarna hijau. Itu sebabnya dinamakan patah tulang. Getahnya punya banyak khasiat.

Ajaran Sunan Bonang

|

Archive for the ‘AJARAN BONANG’ Category

KESAKSIAN DALAM DIAM
28 August 2009

“Jangan bertanya, Jangan memuja nabi dan wali-wali, Jangan mengaku Tuhan, Jangan mengira tidak ada padahal ada, Sebaiknya diam, Jangan sampai digoncang oleh kebingungan…”

Kenapa kita disarankan oleh Sunan Bonang untuk diam khususnya saat membicarakan soal-soal makrifatullah sebagaimana yang tertera dalam suluk Jebeng? Sebab, daripada sesat karena bila belum mengalami sendiri keadaan makrifat, maka yang biasa terjadi adalah saling beradu argumentasi untuk nggolek benere dhewe, nggolek menange dhewe padahal kasunyatannya tidak seperti yang digambarkan masing-masing orang…

Maka, kita diminta untuk diam dan suatu saat semoga kita mampu untuk menyaksikan sendiri dan membuat kesaksian terhadap eksistensi-Nya yang maha tidak terhingga atau diistilahkan oleh Sunan Bonang sebagai SYAHADAT DACIM QACIM. Syahadat ini adalah pemberian Tuhan kepada seseorang yang diistimewakannya sehingga ia mampu menyaksikan dirinya bersatu dengan kehendak Tuhan. Marilah kita mencebur lebih dalam hal ini….

Agama dari langit sudah sangat lengkap memadukan aspek lahiriah (syariat/aturan/hukum/fiqih yang mengikat tubuhnya) dan juga aspek perjalanan batin manusia menuju kebersatuan dengan Tuhan Semesta Alam. Memahami dari aspek lahir saja, tidak akan mampu memberikan kedalaman pengalaman batin manusia. Sebaliknya, agama yang dipahami dari sisi batin saja, biasanya cenderung mengabaikan aturan dan hukum kemasyarakatan sehingga bisa jadi dianggap sesat oleh masyarakat.

Yang ideal memang memahami agama sebagai jalan yang lapang menuju Tuhan secara sempurna dengan tidak mengabaikan salah satu aspek, apakah itu aspek lahir maupun aspek batin. Bila aspek lahir dipelajari dalam disiplin ilmu syariat/fiqih/hukum serta ilmu logika/mantiq dan lainnya. Maka aspek batiniah digeluti dengan pendekatan ilmu tasawuf. Bila kita belajar ilmu tasawuf, maka tidak bisa tidak kita akan mempelajari sejarah tasawuf dari masa ke masa, riwayat hidup para sufi dan istilah-istilah ruhaniah manusia.

Tidak mudah untuk belajar tasawuf. Berbeda dengan belajar syariat/fiqih/hukum maupun filsafat yang dasarnya adalah olah pikir atau logika, maka tasawuf dasarnya adalah olah rasa untuk menyelami sesuatu yang metafisis dan abstrak. Kita tidak mampu menggali kedalaman samudera tasawuf jika tidak menyelami sendiri dimensi-dimensi batiniah manusia.

 

Tasawuf bukanlah ilmu yang teoritis, melainkan praktek (ngelmu)…. Bisa dengan dzikir sejuta kali di mulut, bisa juga dengan dzikir semilyar kali di batin siang malam tanpa henti…. Ini tidak lain untuk menghancurkan kerak-kerak hati yang lalai dan kemudian digelontor dengan puji-pujian kepada-Nya dan seterusnya…. Ini hanya satu latihan ruhani yang harus dilakoni pejalan mistik saja, substansinya justru bukan dzikir atau mengingat-Nya saja. Melainkan bagaimana setelah mengingat-Nya, dan mendapatkan kesaksian akan kebenaran absolut-Nya, seseorang itu kemudian mampu berbuat sesuatu sesuai dengan iradat-Nya!!!

Dimensi batiniah manusia bisa diketahui dari bagaimana seseorang itu menempuh jalan spiritual yang melewati melalui berbagai tahapan (maqom). Dalam setiap tahapan, seseorang akan mengalami keadaan ruhani tertentu, sebelum akhirnya penglihatan batinnya terbuka terang benderang yang dalam khasanah tasawuf disebut disebut makrifat secara mendalam tanpa keraguan.

RASA BATIN yang sering disebut dalam tasawuf yang ialah: • tahap pertama WAJD (EKSTASE seperti Musa AS), selanjutnya • DZAUQ (RASA MENDALAM terhadap kehadiran-Nya), • kemudian SUKUR (KEGAIRAHAN MISTIS untuk bermesraan dengan-Nya), • berlanjut ke perasaan FANA atau menghilangnya diri yang benda lahir, • BAKA (kekekalan di dalam Dzat-Nya  kemudian • FAKIR.

Apa itu FAKIR? yaitu adalah keadaan ruhani  dimana pejalan spiritual menyadari bahwa manusia sebenarnya tidak memiliki apa-apa, kecuali dimiliki-Nya. Seorang fakir tidak memiliki kemelekatan lagi kepada segala sesuatu kecuali Tuhan. Ia bebas dari kungkungan diri jasmani dan kebendaan. Namun demikian, dia tetap tidak melepaskan tanggung jawabnya sebagai khalifah di muka bumi. Inilah esensi Tauhid: Yaitu Tiada Tuhan Selain Allah…

Kita bisa memahami bagaimana hakikat kefakiran itu dari apa yang disampaikan para pejalan spiritual. Sekarang, marilah kita sedikit membuka berbagai karya para pejalan spiritual yang disebut Suluk yaitu satu jenis hasil olah rasa berbentuk prosa atau puisi yang dibuat kaum mistikus Jawa, yang berisi pengalaman perjalanan ruhani saat bercinta dengan Dzat-nya.

Karya Sunan Bonang yang penting untuk menggali bagaimana keadaan atau suasana kesadaran tertinggi kaum sufi yaitu SULUK GENTUR. Gentur berarti teguh dan giat, yaitu sebuah bentuk aktivitas ruhanian yang paling sempurna. Di suluk itu digambarkan bahwa seorang penempuh jalan tasawuf harus melaksanakan SYAHADAT DACIM QACIM. Syahadat ini berupa KESAKSIAN DALAM DIAM, TANPA BICARA. NAMUN BATINNYA MEMBERIKAN KESAKSIAN BAHWA EKSISTENSI DIRINYA ADA KARENA ADA-NYA.

Permisalan yang mudah adalah persenyawaan antara dua dzat. Salah satu dzat tidak akan otomatis hilang, namun masing-masing berdiri sendiri. sebagaimana Kawulo tetap kawulo dan Gusti tetap Gusti. Yang lenyap dalam persenyawaan dua dzat itu hanyalah kesadaran sang kawulo akan keberadaannya yang TIDAK ADA.

Dalam suluknya ini Sunan Bonang juga mengatakan bahwa pencapaian tertinggi seseorang ialah ‘keadaan dapat MERASAKAN DALAM BATINNYA kebenaran hakiki sebagaimana dalam kitab suci: “SEGALA SESUATU BINASA KECUALI WAJAH-NYA”.

Bonang dalam suluknya ini berpesan bahwa, bahwa Hati yang merupakan “RUMAH/DALEM/AKU-NYA TUHAN”. Kehadiran-Nya bisa dirasakan bila hati itu ikhlas, nrimo dan sumarah. Di dalam hati yang seperti itu, antara Kawulo dan Gusti lenyap. Yang terasa adalah kesadaran bahwa sejatinya manusia (obyek) selalu diawasi oleh Tuhan (subyek), yang menyebabkan dia tidak lalai sedetikpun kepada Nya.

Dan terakhir, ….Bonang berpesan:  “Pencapaian sempurna bagaikan orang yang sedang tidur dengan seorang perempuan, kala bercinta… Mereka karam dalam asyik, terlena hanyut dalam berahi… Anakku, terimalah dan pahami dengan baik. Ilmu ini memang sukar dicerna

|

Pohon Penghisap Karbon Dioksida 1000x dari pohon biasa

Posted by: irham setiawan on: July 26, 2009

synthetic_trees_400

Segala sesuatu dapat terjadi dimana saja, berawal dari tugas sekolah hingga menjadi hal hebat seperti ini. Tugas sekolah yang awalnya hanya untuk membuat mesin penghisap debu kemudian berlanjut menjadi pohon penghisap CO2 yang kekuatan menghisapnya 1000x lebih kuat dari pada pohon yang biasanya kita temui. Hal menakjubkan ini berasal dari profesor geofisika di Universitas Colombia, Amerika Serikat yang melihat tugas anak didiknya membuat penghisap debu kemudian dia kembangkan menjadi Pohon yang sangat beermanfaat untuk manusia ini.

Menakjubkan Bukan ??

Kapan yaaah indonesia bisa buat hal menakjubkan seperti ini.. mmhh.. jangan salah indonesia punya juga nanti saya akan menmpilkan penemuan yang dilakukan indonesia. mmhh.. mari kita lihat cara kerja mesin ini !!!

Begini neh !!scrubbing_air_graph_080508Satu pohon sintetis bisa menyerap karbon dioksida seluas satu hektare, atau setara dengan 90 ribu ton CO2 (emisi dari 15 ribu mobil) dalam setahun. Jika pohon sintetis bisa diproduksi massal dan efektif bekerja di negara-negara maju, emisi karbon di dunia bisa berkurang setidaknya seperlimanya.

Amerika Serikat luar biasa dalam soal penemuan seperti ini.

Kini Laboratorium Global Research Technologies, Colorado, mengembangkan pohon sintetis berbahan aluminium. Dan Komisi Energi Amerika telah menyetujuinya. “Tujuan akhir proyek ini adalah menyingkat 100 ribu tahun penyerapan polusi oleh pohon menjadi 30 menit saja,” kata Lackner kepada CNN pekan lalu.

Bentuk pohon sintetis mirip antena penyerap sinar ultraviolet–berukuran 30 x 5 meter. Dasar kerjanya sama, yakni menghadang karbon dioksida di udara. Seperti pohon asli, panel Lackner mampu mengembuskan oksigen. Sisa karbon bisa dipakai untuk mesin pengeboran minyak lepas pantai, hidrokarbon, atau avtur.

Salah Paham Panas Dalam

|
  • SAAT musim tidak jelas-kadang panas menyengat lalu hujan-seperti ini, stok minuman penyegar Akhiruddin tak pernah menipis. Belasan kaleng berderet di dalam kulkas di apartemennya di Depok. "Saya sengaja menyimpan untuk diminum ketika panas dalam datang," katanya, Rabu pekan lalu. Aktivis antikorupsi itu sudah tiga tahun belakangan mengkonsumsi minuman tersebut.
    "Efeknya bikin badan menjadi segar kembali," ujarnya tanpa bermaksud promosi. Tapi Udin, 35 tahun, yang biasa minum penyegar sehari dua kaleng, memang mengaku terpengaruh iklan. "Panas dalam hilang, enggak perlu ke dokter lagi," dia menambahkan.
    Bagi ayah dua anak ini, selain menyegarkan dan menyembuhkan panas dalam, minuman penyegar andal mengatasi sariawan, rasa tak enak di tenggorokan, dan sembelit. Namun tahukah Anda bahwa panas dalam itu istilah yang kacau-balau? "Pengobatannya pun keliru," ujar dokter ahli jantung dan pembuluh darah dari Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, Achmad Fauzi Yahya.
    Panas dalam tak ada dalam kamus medis. Seorang dokter ahli penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, tak mau berkomentar dimintai pendapatnya soal penyakit itu. "Saya tak setuju dengan istilah itu, minta saja pendapat dokter lain," katanya.
    Menurut dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Siloam Karawaci, Tangerang, Banten, Benyamin Lukito, yang dimaksud panas dalam oleh awam sebenarnya perasaan sensasi rasa panas. "Perasaan itu bersifat subyektif, setiap orang berbeda-beda penyebabnya. Karena itu, pengobatannya pun tak bisa sama," ujar alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, itu.
    Pertama, yang diperiksa adalah suhu tubuh, ada demam atau hanya perasaan demam. Jika dari pemeriksaan sederhana dengan termometer, suhu tubuh lebih dari 37,2 derajat Celsius, bisa dikatakan kondisi obyektifnya demam. "Nah, yang kita cari apakah penyebab demam itu," kata dokter Benyamin. Demam bisa terjadi karena infeksi, virus, bakteri, dan parasit. "Jika sudah diketahui, baru bisa diambil tindakan sesuai dengan penyebabnya."
    Demam pun, menurut dokter yang mengambil spesialis di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, itu, perlu diamati tipenya. Mulai yang terus-menerus suhu badannya tinggi, siklusnya naik-turun, hingga yang tiba-tiba mendadak panas tinggi. Jika penyebab demam itu virus, cukup diberi minum air putih sebanyak-banyaknya. "Kalau karena bakteri, diberi obat antibakteri; jika karena parasit seperti tuberkulosis, diberi obat anti-TBC," ujarnya.
    Selain itu, panas dalam bisa diidentifikasi melalui sensasi seperti terbakar di dalam dada, sering disebut heartburn. Rasa panas di daerah dada ini sering dialami banyak orang. Setidaknya, menurut sebuah penelitian, 60 juta orang di seluruh dunia mengalami hal tersebut setiap bulan.
    Bagi orang yang menderita gastroesophageal reflux disease-istilah lain untuk heartburn-rasa panas itu menyerang esofagus bagian bawah. Esofagus, bagian tubuh yang terletak antara tenggorokan dan lambung, diserang dan mengakibatkan rasa panas karena asam disgestif saat menyerang lambung terpental oleh membran yang melindungi organ pencernaan itu. Nah, esofagus terpapar asam disgestif karena tidak memiliki membran semacam ini.
    Pemicu gejala tak enak tersebut umumnya karena mengkonsumsi daging terlalu banyak, makanan pedas, makan terlalu cepat, cokelat, bawang merah, bawang putih, pepermin, merokok setelah makan, kopi, dan minuman beralkohol. Bagi orang yang berusia di atas 60 tahun, gangguan itu bisa terjadi karena asam dari perut menyembur kembali masuk ke dalam esofagus. Menurut dokter Benyamin, gangguan akibat asam itu bisa diatasi dengan pemberian antasid, yang sering disebut obat mag.
    Untuk menghindari penyakit panas dalam, dokter yang pekan ini mengikuti pertemuan ahli penyakit dalam di Kroasia itu menyarankan seseorang banyak minum air putih. "Termasuk air dalam buah-buahan dan sayuran," ujarnya. Tak perlu seperti Udin, yang menyimpan berkaleng-kaleng minuman penyegar yang manfaatnya sama dengan minum air putih, minimal dua liter sehari.
    Ahmad Taufik

Lebih Tenang Berkat Pijat

|

Lebih Tenang Berkat Pijat

Lebih Tenang Berkat Pijat
Kompas.com - Orang-orang yang punya kecenderungan untuk mudah gelisah, disarankan untuk melakukan terapi pijat secara rutin. Hasil riset yang dipublikasikan di jurnal Depression And Anxiety menyebutkan, tindakan ini mampu meredam gejala kegelisahan hingga setengahnya.
Studi itu dilakukan oleh para peneliti dari Group Health Research Institute. Mereka mengamati 68 pasien gangguan kecemasan umum (Generelized Anxiety Dissorder) yang menjalani pijat sebanyak 10 kali, selama tiga bulan.
Setiap sesi berlangsung selama 1 jam, di ruangan yang nyaman dan menenangkan. Para pasien dipijat oleh terapis bersertifikat. Menurut Karena J.Sherman PhD, salah seorang peneliti senior, terapi pijat memang telah lama dikenal sebagai metode penyembuhan alternatif komplementer yang cukup populer dan efektif.

CIRI-CIRI ANAK BERBAKAT

|

CIRI-CIRI ANAK BERBAKAT

Dalam buku karangan Prof.Utami Munandar, “ Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah “, menuliskan indikator keberbakatan sebagai berikut :

1. Ciri-Ciri Intelektual ( Belajar ) :
Mudah menangkap pelajaran, ingatan baik, perbendaharaan kata luas, penalaran tajam ( berpikir logis-kritis, memahami hubungan sebab-akibat ), daya konsentrasi baik ( perhatian tak mudah teralihkan ), menguasai banyak bahan tentang berbagai topik, senang dan sering membaca, ungkapan diri lancar dan jelas, pengamat yang cermat, senang mempelajari kamus maupun peta dan ensiklopedi.
Cepat memecahkan soal, cepat menemukan kekeliruan atau kesalahan, cepat menemukan asas dalam suatu uraian, mampu membaca pada usia lebih muda, daya abstraksi tinggi, selalu sibuk menangani berbagai hal.

2. Ciri-Ciri Kreativitas :

Dorongan ingin tahunya besar, sering mengajukan pertanyaan yang baik, memberikan banyak gagasan dan usul terhadap suatu masalah, bebas dalam menyatakan pendapat, mempunyai rasa keindahan, menonjol dalam satu bidang seni, mempunyai pendapat sendiri dan dapat mengungkapkannya serta tak mudah terpengaruh orang lain, rasa humor tinggi, daya imajinasi kuat, keaslian ( orisinalitas ) tinggi ( tampak dalam ungkapan gagasan, karangan, dan sebagainya.

Dalam pemecahan masalah menggunakan cara-cara orisinal yang jarang diperlihatkan anak-anak lain ), dapat bekerja sendiri, senang mencoba hal-hal baru, kemampuan mengembangkan atau memerinci suatu gagasan ( kemampuan elaborasi ).

3. Ciri-Ciri Motivasi :
Tekun menghadapi tugas ( dapat bekerja terus menerus dalam waktu lama, tak berhenti sebelum selesai ), ulet menghadapi kesulitan ( tak lekas putus asa ), tak memerlukan dorongan dari luar untuk berprestasi, ingin mendalami bahan / bidang pengetahuan yang diberikan, selalu berusaha berprestasi sebaik mungkin ( tak cepat puas dengan prestasinya ), menunjukkan minat terhadap macam-macam masalah “ orang dewasa” ( misalnya terhadap pembangunan, korupsi, keadilan, dan lainnya ).

Senang dan rajin belajar serta penuh semangat dan cepat bosan dengan tugas-tugas rutin, dapat mempertahankan pendapat-pendapatnya ( jika sudah yakin akan sesuati, tak mudah melepaskan hal yang diyakini itu ), mengejar tujuan-tujuan jangka panjang ( dapat menunda pemuasan kebutuhan sesaat yang ingin dicapai kemudian ), senang mencari dan memecahkan soal-soal.

( Sumber : RIAU POS )

BACA JUGA ARTIKEL : SYARAT MENJADI DONOR DARAH TIPS MEMANDIKAN BAYI FAKTOR-FAKTOR PERKEMBANGAN BAYI

MITOS MAKANAN BERBAHAYA YANG TERPATAHKAN

|
Agar Anda bisa kembali mengkonsumsi ‘makanan terlarang’, inilah mitos-mitos makanan yang telah dibantahkan. Selamat menikmati!

Mitos 1. Gula berkalori lebih tinggi dari pemanis lain
Ternyata… Pemanis seperti ‘madu alami’ terbentuk dari molekul gula yang sama, dan menghasilkan jumlah kalori yang sama, yaitu 4 kalori per gram. Gula natural membuat makanan bergizi terasa lebih nikmat tanpa membuat berat badan bertambah. Namun konsumsi gula tidak boleh lebih dari 10 persen dari total kalori yang diperlukan tubuh.

Mitos 2. Telur meningkatkan kadar kolesterol
Ternyata… Jenis kolesterol dalam telur tidak mempengaruhi kadar kolesterol dalam darah. Jadi silakan menikmati telur untuk sarapan, makan siang dan makan malam, tanpa rasa bersalah! “Riset tidak pernah menunjukkan hubungan antara konsumsi telur dengan risiko penyakit jantung atau penyumbatan pembuluh darah,” ujar Don Layman, PhD., profesor di Fakultas Ilmu Makanan dan Nutrisi Universitas Illnois.

Mitos 3: Lemak jenuh meningkatkan kolesterol
Ternyata…Beberapa jenis lemak jenuh berguna bagi tubuh. Makanan seperti kelapa dan cokelat mengandung kolesterol yang disebut lemak jenuh yang ‘baik’. Ini bukan sebuah izin untuk bebas mengkonsumsi makanan berlemak jenuh karena lemak apapun cenderung berkalori besar.

Mitos 4: Menambah garam = membuat darah tinggi
Ternyata… Garam dalam air mendidih justru membuat sayuran lebih bernutrisi. Garam juga mempercepat proses memasak sehingga nutrisi yang hilang menjadi lebih sedikit. Penulis buku On Food & Cooking, Harold McGee, merekomendasikan satu sendok teh garam setiap satu gelas air. Jumlah sodium, penyebab darah tinggi, yang diserap makanan sangat kecil.

Mitos 5: Gorengan membuat gemuk
Ternyata...Gorengan yang sehat BISA dibuat, meski tidak termasuk ayam goreng restoran cepat saji Tapi jika menggunakan minyak nabati seperti kedelai, atau minyak kacang, Anda bisa membuat sajian gorengan yang lezat dan sehat.